Cara Pilih Dispatch Worker: 7 Kriteria Wajib
Cara Pilih Dispatch Worker: 7 Kriteria Wajib
Sistem dispatch mengirim invitation langsung ke pekerja yang sudah terverifikasi. Tanpa Apply manual, Anda sebagai bisnis tinggal terima / tolak. Tapi tetap harus tahu cara evaluasi kandidat.
7 Kriteria Evaluasi
1. Status KYC Terverifikasi
Pekerja dengan badge KYC Verified sudah lulus verifikasi identitas (KTP, NPWP, foto wajah). Risiko lowongan kosong mendadak lebih kecil.
2. Sertifikat K3 / Kemenaker
Untuk role dapur, housekeeping, dan driver — sertifikat K3 dari Kemenaker sangat penting. Tunjukkan di profil sebelum dispatch.
3. Reliability Score
Skor 0–100 yang dihitung otomatis dari:
- Kehadiran tepat waktu (40%)
- Penyelesaian shift tanpa cancel (30%)
- Rating dari bisnis sebelumnya (20%)
- Konfirmasi notifikasi (10%)
Rekomendasi: hanya dispatch ke pekerja dengan skor ≥ 70.
Catatan operasional: reliability score di bawah 70 bukan berarti pekerja tidak bisa di-dispatch — artinya risikonya lebih tinggi. Untuk role yang sensitif (kitchen hot-line, F&B service di event VIP), tetap prioritaskan skor ≥ 85. Untuk housekeeping atau stewarding, skor 70–85 biasanya masih aman.
4. Pengalaman di Role Serupa
Pekerja dengan track record role serupa mem butuhkan training lebih sedikit. Filter berdasarkan role history.
5. Availability Match
Pastikan availability worker match dengan tanggal + jam shift Anda. Profil menampilkan kalender real-time.
6. Lokasi / Radius
Untuk shift mendadak, pekerja dengan radius < 5 km dari lokasi bisnis biasanya bisa on-site dalam 30 menit.
7. Bahasa
Untuk guest-facing (server, bartender), pastikan kemampuan Bahasa Inggris dasar. Profil menunjukkan self-rated level.
Workflow Dispatch di Daily Worker Hub
- Post job dengan role, lokasi, tanggal, gaji.

